banner 728x250
Berita  

Vandalisme di SMK Manahan, 22 Remaja Diamankan Polresta Surakarta

Polresta Surakarta merespons cepat laporan warga melalui Call Center 110 dengan menggagalkan aksi vandalisme di sebuah SMK kawasan Manahan. Sebanyak 22 remaja yang berdalih memberi kejutan ulang tahun sekolah berhasil diamankan bersama barang bukti.

Surakarta, NusantaraGate.com – Respons cepat jajaran Polresta Surakarta bersama Polsek Laweyan berhasil menggagalkan aksi vandalisme puluhan remaja. Peristiwa ini terjadi di pintu gerbang belakang sebuah SMK di kawasan Manahan, Jumat (31/7/2026) malam.

​Sebanyak 22 remaja yang mengaku sebagai alumni sekolah tersebut berhasil diamankan oleh petugas. Kepolisian juga menyita barang bukti berupa belasan kaleng cat semprot di lokasi kejadian.

​Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasihumas AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan warga melalui layanan darurat Call Center 110.

​”Petugas menerima laporan dari warga mengenai adanya sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi vandalisme di pintu gerbang salah satu SMK di wilayah Manahan. Laporan itu langsung ditindaklanjuti,” kata AKP Lingga.

​Mendapat informasi tersebut, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju titik lokasi kejadian. Tim gabungan ini terdiri dari personel piket Pamapta, piket fungsi, Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta, serta Polsek Laweyan.

​Setibanya di lokasi, petugas mendapati bahwa aksi vandalisme tersebut memang sedang berlangsung. Sebanyak 22 remaja itu pun langsung dikepung dan diamankan tanpa perlawanan.

​Kepada petugas, para remaja berdalih aksi coret-coret itu dilakukan sebagai bentuk perayaan hari ulang tahun. Mereka mengklaim aksi itu sebagai kejutan untuk sekolah meski dilakukan tanpa izin dari guru maupun kepala sekolah.

​Dalam operasi pengamanan tersebut, polisi menyita tiga boks berisi 18 kaleng cat semprot (pilox). Selain itu, 14 unit sepeda motor yang dipakai para remaja menuju lokasi turut diamankan sebagai barang bukti tambahan.

​Selanjutnya, seluruh pelaku beserta barang bukti segera dibawa menuju Mapolresta Surakarta. Penanganan perkara diserahkan kepada piket Satreskrim guna menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​Kasihumas mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110. Menurutnya, peran aktif warga sangat membantu kepolisian dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

​Sementara itu, pelapor bernama Abi turut menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polresta Surakarta atas respons tersebut. Ia merasa takjub karena personel kepolisian tiba di lokasi dalam waktu kurang dari lima menit setelah laporan disampaikan.

​Kecepatan respons dari aparat kepolisian ini terbukti sangat krusial di lapangan. Hal ini membuat aksi vandalisme dapat segera dihentikan sebelum menyebabkan kerusakan bangunan yang lebih luas.

​”Terima kasih kepada Polresta Surakarta. Responsnya sangat cepat, belum sampai lima menit petugas sudah tiba di lokasi dan langsung mengamankan para pelaku. Kami sebagai masyarakat merasa lebih tenang karena setiap laporan yang kami sampaikan benar-benar ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Abi.

​Ia berharap kecepatan pelayanan dari jajaran Polresta Surakarta ini dapat terus dipertahankan ke depannya. Hal tersebut menjadi wujud nyata dari pelayanan kepolisian yang sigap, profesional, dan selalu hadir menjaga ketertiban masyarakat.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *