banner 728x250
Bisnis  

Awas Modus Penipuan PayLater Tiket KA

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan berkedok rekayasa sosial yang menyalahgunakan fitur PayLater untuk pemesanan tiket kereta api.

Kota Semarang, NusantaraGate.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang terus berkomitmen memberikan edukasi perlindungan digital bagi masyarakat. Sebagai langkah preventif, KAI mengimbau publik agar mewaspadai modus penipuan berkedok rekayasa sosial (social engineering) yang menyalahgunakan fitur PayLater di e-commerce.

​Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa modus ini menyasar manipulasi psikologis korban. Aksi kejahatan tersebut dipastikan bukan berasal dari celah kerentanan pada sistem pemesanan tiket kereta api resmi.

​Modus penipuan biasanya diawali dengan bujukan pelaku yang meminta tolong atau menawarkan komisi instan. Korban dibujuk untuk memesankan tiket kereta api menggunakan limit PayLater di akun pribadinya.

​”Setelah tiket terbit, pelaku memanfaatkan kendali akun pemesanan untuk memproses pembatalan tiket (refund). Akibatnya, uang pengembalian dana pembatalan mengalir ke rekening pelaku, sementara korban tetap dibebani kewajiban tagihan cicilan PayLater beserta bunganya,” jelas Luqman.

​Luqman menegaskan bahwa seluruh sistem penjualan dan operasional tiket KAI saat ini memiliki standar keamanan tinggi. Sistem tersebut telah terverifikasi secara ketat demi kenyamanan pelanggan.

​”Kami menegaskan bahwa infrastruktur transaksi dan sistem tiket KAI sepenuhnya aman. Modus ini murni merupakan rekayasa sosial di luar ekosistem operasional langsung KAI yang memanfaatkan kelalaian serta limit pembiayaan individu. Oleh karena itu, kami sangat menyarankan pelanggan untuk melakukan transaksi pemesanan secara mandiri melalui aplikasi resmi Access by KAI atau web kai.id guna menjamin keamanan, kepastian data, dan kemudahan layanan secara menyeluruh,” tegas Luqman.

​Sebagai panduan agar terhindar dari kejahatan siber ini, KAI membagikan sejumlah langkah keamanan transaksi penting. Masyarakat diminta untuk menyimak poin-poin pencegahan berikut dengan cermat.

​Pesan Melalui Kanal Resmi KAI: Utamakan pemesanan langsung lewat aplikasi Access by KAI atau laman resmi booking.kai.id.

​Hindari Membelikan Tiket untuk Orang Asing: Jangan bersedia memesankan tiket bagi pihak yang tidak dikenal, terlebih menggunakan akun finansial atau limit pinjaman pribadi.

​Kendalikan Akun & Data Pribadi: Jangan pernah memberikan data sensitif, password, PIN, maupun kode OTP kepada pihak manapun dengan alasan apapun.

​Waspadai Tawaran Tidak Masuk Akal: Abaikan tawaran komisi atau keuntungan mudah yang menyaratkan transaksi perbankan atau pembelian atas nama Anda.

​Simpan Rekam Jejak Percakapan: Jika menemukan indikasi mencurigakan, segera simpan riwayat obrolan dan bukti mutasi transaksi untuk kebutuhan investigasi.

​Apabila warga mendapati indikasi kecurangan atau menjadi korban, segera buat laporan ke kepolisian terdekat. Korban juga dapat menghubungi layanan pelanggan platform terkait serta mengonfirmasi keabsahan tiket ke kanal resmi KAI.

​Untuk informasi resmi seputar jadwal, pemesanan, dan aturan pembatalan tiket, warga dapat menghubungi Contact Center KAI. Layanan dapat diakses via telepon di 121, WhatsApp resmi di 0811-2223-3121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *