banner 728x250
Berita  

Viral Pemobil Ribut di Pantura Demak Bikin Macet Panjang

Sejumlah orang terlihat sedang adu mulut di tengah jalan di Jalur Pantura Demak. Begini ceritanya.

Demak, NusantaraGate.com – Viral di media sosial rekaman amatir warga memperlihatkan keributan yang terjadi di tengah jalan di Jalur Pantura Sayung, Kabupaten Demak. Kejadian itu membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infokejadiandemak. Perekam video terlihat berada di seberang jalan.

“Keributan pengguna Mobil Merah dan Putih di Pantura Sayung arah Demak (17/7) membuat lalin tersendat,” tulis akun tersebut pada Jumat (17/7/2026).

Tampak ada dua mobil pribadi berwarna merah dan putih berhenti di lajur kanan jalan. Ada sejumlah orang yang tampak sedang bertikai dan berusaha dipisahkan oleh polisi lalu lintas.

Agggota Unit Turjagwali Sat Lantas Polres Demak, Briptu Khoirul Anam membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia sedang berada tepat di depan Kantor Kecamatan Sayung tersebut bersama seorang rekannya, Briptu Dyatu Paramarta Pambudi.

Kedua polisi itu tengah bertugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalur Pantura yang macet karena ada truk mogok di lajur kiri arah Kudus menuju Semarang. Khoirul mengatakan keributan itu terjadi hari ini sekitar pukul 14.30 WIB.

“Ada truk mogok di lajur kiri, antrean cukup panjang sehingga kami di situ melakukan pengaturan arus lalu lintas sebagai quick response kami,” kata Khoirul, Jumat (17/7/2026).

Khoirul menyebut keributan dipicu oleh kendaraan roda empat yang berebut lajur. Terjadi perselisihan hingga cekcok mulut.

“Mereka berebut jalan karena lajur kirinya kan tertutup. Jadi ada truk mogok itu rebutan ambil ke kanan. Ada perselisihan memang, berhenti di situ mereka adu mulut,” ujar Khoirul.

“Yang berselisih dua pihak. Pihak satu itu dua atau tiga mobil, mereka keluarga, dan pihak satunya lagi satu mobil,” imbuhnya.

Khoirul menyampaikan keributan itu sempat hampir mengalami eskalasi hingga adu fisik. Ia bersama rekannya langsung melerai kedua belah pihak.

“Dari adu mulut mau adu fisik juga. Kebetulan belum sempat karena sudah kami lerai. Saat kejadian awal kan ada blindspot jadi kami tidak melihat, tetapi tadi kami lihat tidak ada lecet,” ungkap Khoirul.

Kejadian ini membuat kemacetan yang semula terjadi karena truk mogok semakin parah. Menurut Khoirul, kemacetan bahkan sempat mencapai Bundaran Loireng yang berjarak sekitar tiga kilometer karena kedua lajur tertutup.

“Nutup jalan jadi enggak bisa bergerak yang belakang, makanya antreannya makin panjang. Yang tadinya ekor antreannya di depan Varia Usaha Beton, jadi sampai sekitaran Bundaran Lorieng,” terang Khoirul.

Melihat kondisi itu, Khoirul langsung sigap meminta pengendara yang bertikai menepikan kendaraannya. Setelah itu, dia baru menengahi perseteruan tersebut.

“Karena kepentingan orang banyak juga jalan itu dipakai, saya tepikan dulu. Setelah menepi saya sampaikan kalau memang belum selesai monggo dirembuk saya tengahi. Alhamdulillah tadi setelah ditepikan terus selesai dan langsung cabut semua,” tutur Khoirul.

“Antrean panjang itu sekitar 10 menit, setelah mobilnya menepi kembali terurai. Truk mogok juga sekarang sudah tertangani sehingga arus lalu lintas kembali normal,” pungkasnya.

 

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *