banner 728x250
Berita  

Hutan Jampes Banyumas Terbakar

Tim gabungan bersama warga berhasil memadamkan kebakaran seluas 3 hektare di kawasan Hutan Jampes, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Banyumas, NusantaraGate.com – Kebakaran rumput alang-alang terjadi di lereng timur kawasan Hutan Jampes, tepatnya Petak 15 Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 tersebut menghanguskan sekitar 3 hektare lahan milik Perhutani.

​Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 11.30 WIB yang bermula dari lahan warga. Kondisi alang-alang yang kering serta tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat merembet ke kawasan hutan Perhutani.

​Menerima laporan tersebut pada pukul 11.50 WIB, personel Polsek Cilongok bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi kejadian. Langkah cepat ini dilakukan guna melakukan pemadaman awal serta mencegah api agar tidak merambat lebih luas.

​Penanganan darurat ini melibatkan unsur perangkat desa, Tagana, BPBD Banyumas, Perhutani, Polsek Cilongok, Koramil, Satpol PP, hingga warga sekitar. Berkat kerja sama dan sinergi yang solid, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.00 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa.

​Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dari seluruh unsur yang terlibat.

​“Penanganan dilakukan secara bersama sama untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan. Kecepatan dalam merespons laporan sangat penting, terutama ketika kondisi vegetasi kering dan angin cukup kencang,” ujar Kombes Pol Petrus P. Silalahi.

​Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya selama musim kemarau.

​“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar lahan kering dan kawasan hutan. Apabila melihat titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

​Meskipun api telah berhasil dipadamkan, personel gabungan tetap bersiaga dan memantau area sekitar lokasi. Langkah pemantauan ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api baru.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *