Jakarta, NusantaraGate.com – Kasus Demam Berdarah Dengue mulai melonjak akibat curah hujan yang tinggi. Rumah sakit rujukan di berbagai daerah melaporkan lonjakan pasien anak.
“Kami mencatat kenaikan kasus demam berdarah yang cukup signifikan bulan ini. Perubahan cuaca yang ekstrem sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk pembawa virus,” ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr. Maxi Rein, baru-baru ini.
Gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara massal kembali digalakkan pemerintah. Warga diminta rutin menguras penampungan air setiap minggu sekali.
“Upaya pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa yang sedang terbang di luar. Langkah paling krusial adalah membasmi jentik nyamuk di rumah masing-masing,” tambah dr. Maxi menegaskan strateginya.
Edukasi mengenali gejala awal penyakit ini terus disebarkan kepada masyarakat. Demam tinggi mendadak adalah tanda peringatan yang harus segera ditangani.
“Jangan pernah menunda membawa anak ke fasilitas kesehatan jika demamnya tidak turun. Penanganan medis yang terlambat bisa berakibat sangat fatal bagi nyawa pasien,” jelas dokter spesialis anak memberikan peringatan.
Ketersediaan cairan infus dan darah di rumah sakit dipastikan sangat aman. Pemerintah berupaya keras menekan angka kematian akibat wabah ini.

.jpg)
.jpg)





