Sidenreng Rappang, NusantaraGate.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja MABBULO (Main Bersama Buka Logika Hidup Sehat) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan hipertensi sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Jabal Nur, Desa Bila,Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan dengan melibatkan sebagian santri sebagai sasaran utama edukasi pada Rabu (22/7/2026).
Program MABBULO dirancang sebagai media pembelajaran yang menggabungkan penyampaian materi kesehatan dengan permainan edukatif sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh remaja. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai hipertensi, tetapi juga diajak berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan sehingga suasana belajar berlangsung lebih menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, gejala, dampak, serta pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sejak usia remaja. Mahasiswa juga memperkenalkan perilaku CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan gizi seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres) sebagai langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk mencegah hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya.
Setelah sesi edukasi, peserta mengikuti permainan “Mitos atau Fakta” secara berkelompok. Dalam permainan ini, setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan apakah pernyataan yang diberikan merupakan mitos atau fakta terkait hipertensi. Peserta kemudian menyampaikan alasan atas jawaban yang dipilih, sementara fasilitator memberikan penjelasan ilmiah untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman yang masih sering dijumpai di masyarakat. Metode ini mendorong peserta untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, serta lebih memahami materi yang telah disampaikan.
Antusiasme para santri terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta saling memberikan masukan ketika mengikuti permainan. Suasana yang penuh semangat menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis permainan mampu meningkatkan keterlibatan peserta sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Melalui pelaksanaan program MABBULO, mahasiswa berharap para remaja semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi makanan tinggi garam, tidur yang cukup, serta menghindari rokok dan rokok elektronik. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi remaja dalam mencegah hipertensi dan berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang.
Program MABBULO merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif yang berfokus pada pemberdayaan remaja. Dengan menggabungkan edukasi kesehatan dan permainan interaktif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat serta mendorong terciptanya generasi muda yang lebih sehat, aktif, dan peduli terhadap kesehatannya.

.jpg)
.jpg)





