banner 728x250

Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Gratis di Semarang

Layanan skrining dan pelacakan TB Paru gratis dari Biddokkes Polda Jateng di acara Bakti Indonesia IV Sam Poo Kong menuai apresiasi positif dari warga Semarang.

Kota Semarang, NusantaraGate.com – Layanan skrining dan pelacakan Tuberkulosis (TB) Paru gratis yang dihadirkan Biddokkes Polda Jawa Tengah sukses mendapat apresiasi dari masyarakat. Layanan ini digelar dalam kegiatan Bakti Indonesia IV “Sinergi untuk Mewujudkan Indonesia Sehat” di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Kota Semarang.

​Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, para peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas tambahan lainnya. Fasilitas tersebut meliputi edukasi kesehatan, obat-obatan, hingga rujukan khusus bagi peserta yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

​Pelayanan kesehatan ini berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 6 hingga 8 Agustus 2026 sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Biddokkes Polda Jateng secara khusus memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga secara luas.

​Fasilitas pelayanannya mencakup skrining deteksi TB Paru hingga pemindaian X-Ray toraks bagi peserta yang terindikasi. Pelaksanaan skrining intensif ini turut menggandeng dokter spesialis yang bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan setempat.

​Salah seorang peserta, Yudha Perdana, warga Kecamatan Tembalang, mengaku mengetahui adanya kegiatan tersebut melalui media sosial. Ia kemudian datang bersama istrinya untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis yang disediakan oleh aparat kepolisian tersebut.

​Dari hasil pemeriksaan, Yudha dan istrinya dinyatakan dalam kondisi bugar dan tidak terindikasi menderita penyakit TB Paru. Selain mendapatkan penjelasan utuh mengenai kondisi kesehatannya, keduanya juga memperoleh paket obat dan multivitamin gratis.

​”Pelayanannya sangat baik dan petugasnya ramah. Kami jadi tahu kondisi kesehatan kami dan merasa lebih tenang setelah hasil pemeriksaan dinyatakan baik. Terima kasih kepada tim dokter dan tenaga kesehatan Polda Jawa Tengah yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis. Semoga kegiatan seperti ini terus membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Yudha. Jumat (7/8)

​Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Suwarto, seorang warga Kecamatan Pedurungan yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek daring. Menurutnya, informasi mengenai keberadaan posko kesehatan gratis ini diperolehnya langsung dari grup komunitas sesama driver.

​Ia memutuskan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kesehatannya agar bisa tetap prima mencari nafkah. Hal ini mengingat rutinitas aktivitasnya sehari-hari yang harus terus berada di jalanan dan rawan terpapar asap kendaraan.

​”Alhamdulillah hasil pemeriksaan saya baik. Meskipun begitu, saya tetap mendapat obat untuk membantu mengatasi batuk dan radang yang saya alami. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami yang kesulitan meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan,” katanya.

​Sementara itu, Budi Santoso, warga Simongan, mengaku sengaja datang ke lokasi karena telah beberapa waktu mengalami keluhan batuk. Setelah menjalani serangkaian skrining dan pemeriksaan X-Ray toraks, dirinya memperoleh penjelasan mendetail dari tenaga dokter.

​Budi juga berkesempatan mendapatkan surat rujukan langsung menuju fasilitas puskesmas untuk tindakan penanganan medis lebih lanjut.

​”Saya merasa sangat terbantu karena bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya. Dokter juga menjelaskan hasil pemeriksaan dengan baik dan memberikan rujukan untuk penanganan selanjutnya. Pelayanan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Budi.

​Paur III Subbidkespol Biddokkes Polda Jateng, AKP Maria Faizatul Habibah, mengatakan bahwa pelayanan ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi warga. Hal tersebut sekaligus mendukung upaya percepatan deteksi dini penyakit mematikan Tuberkulosis melalui langkah skrining aktif.

​”Melalui kegiatan ini kami memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru secara gratis kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga apabila ditemukan indikasi penyakit dapat segera memperoleh penanganan medis yang tepat,” ujar AKP Maria Faizatul Habibah di lokasi pada Jumat, (7/8/2026) pagi.

​Menanggapi antusiasme masyarakat tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yuliyanto, menyebut bahwa apresiasi warga merupakan sebuah motivasi. Hal ini mendorong jajaran kepolisian untuk terus konsisten menghadirkan pelayanan jemput bola yang memberikan manfaat nyata.

​”Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui keterlibatan Biddokkes dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan, Polda Jateng ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap masyarakat terus memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan dan semakin peduli terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, termasuk Tuberkulosis,” pungkas Kombes Pol Yuliyanto.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *