Wonogiri, NusantaraGate.com – Seorang lansia bernama Karsi (79) berhasil diselamatkan setelah secara nahas terjatuh ke dalam sumur pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Warga Dusun Dungrejo RT 001/RW 010, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri, tersebut beruntung bisa selamat dari maut meski sempat terjebak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, membenarkan adanya insiden kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa korban ditemukan setelah keluarga dan warga setempat melakukan pencarian karena Karsi tidak berada di rumah sejak pagi hari.
Menurut keterangan suami korban, Wagio, semula ia sempat mencari istrinya ke sejumlah rumah tetangga di sekitarnya. Namun, upaya pencarian mandiri tersebut sama sekali belum membuahkan hasil.
Hingga akhirnya, Ketua RT bersama warga menemukan tongkat yang biasa digunakan korban tergeletak di dekat sumur. Kondisi penutup sumur tersebut juga ditemukan dalam keadaan terbuka tidak seperti biasanya.
Diketahui sebelumnya, nenek Karsi memang memiliki riwayat penyakit berupa gejala stroke. Temuan tongkat dan tutup sumur yang terbuka itu pun sontak langsung memicu kecurigaan dari warga sekitar.
Saat dilakukan pengecekan dengan saksama, korban ternyata berada di dasar sumur yang cukup dalam. Nenek Karsi dilaporkan masih bisa memberikan respons suara ketika dipanggil oleh warga dari atas.
“Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonogiri Kota, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada BPBD dan SAR Kabupaten Wonogiri,” kata Fuad.
Mendapat laporan krusial tersebut, BPBD Kabupaten Wonogiri segera berkoordinasi dengan tim SAR untuk mengerahkan personel penyelamat ke lokasi kejadian. Tim gabungan tanggap darurat yang terdiri dari BPBD, SAR, Satpol PP, Damkar, dan Polsek Wonogiri Kota langsung melakukan proses evakuasi.
Dengan menggunakan peralatan vertical rescue khusus, proses penyelamatan nenek Karsi tersebut akhirnya dapat berlangsung dengan lancar. Korban berhasil dievakuasi ke atas dalam keadaan selamat meski mengalami kondisi fisik yang lemas dan sejumlah luka ringan.
Korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah memastikan proses evakuasi selesai secara aman, seluruh personel gabungan kembali ke markasnya masing-masing.
Dalam operasi penyelamatan dramatis tersebut, tim menggunakan satu set peralatan vertical rescue standar yang lengkap. Selain itu, mereka juga mengerahkan satu unit mobil operasional BPBD dan satu unit kendaraan operasional SAR Kabupaten Wonogiri ke lokasi.

.jpg)
.jpg)





