Jakarta, NusantaraGate.com – Perubahan warna urine pada anak sering kali hanya dianggap sebagai hal sepele oleh sebagian besar orang tua. Padahal, kondisi medis ini bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan yang jauh lebih serius, termasuk penyakit kanker ginjal.
”Tidak semua juga kanker ginjal ini urinenya berwarna merah, tapi kalau misalnya urine berwarna merah ini pasti kita harus menyingkirkan dulu ya,” ucap dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi, dr. Nur Melani Sari, SpA-Subsp.HO(K), dalam konferensi pers, Selasa (10/3/2026).
Langkah penyingkiran penyebab awal ini sangat penting untuk memastikan diagnosis dasar sebelum merujuk anak ke fasilitas kesehatan. Orang tua wajib melacak asupan harian sang buah hati yang mungkin memengaruhi warna cairan pembuangan tersebut.
”Kadang-kadang ada obat-obatan kah atau tidak, ada makanan atau tidak, kadang-kadang ada yang bisa membuat urinenya cenderung berwarna merah,” sambung dr. Melani.
Namun, jika anak dipastikan tidak mengonsumsi obat atau makanan berpewarna, urine yang tetap merah wajib diwaspadai secara medis. Sebagai perbandingan klinis, urine yang normal umumnya akan selalu berwarna kuning jernih dan bebas dari campuran zat lain.
”Nah itu mencurigai ada sesuatu, yang berdarah yang ikut ketika tubuh kita memproduksi air pipis gitu atau urine,” jelas dr. Melani memaparkan kondisi bahayanya.
Perubahan warna urine akibat adanya indikasi pendarahan ini biasanya terlihat sebagai warna merah segar atau kemerahan yang wujudnya masih tampak jernih. Bahkan dalam beberapa kasus medis lainnya, keberadaan darah dalam urine juga dapat membuat warnanya menjadi jauh lebih gelap dari biasanya.
”Nah itu mencurigai ada sesuatu, yang berdarah yang ikut ketika tubuh kita memproduksi air pipis gitu atau urine,” tegas dr. Melani kembali mengingatkan ciri klinis tersebut.
Kondisi cairan urine yang berubah menjadi lebih gelap ini bisa terjadi pada berbagai jenis gangguan serius pada organ ginjal anak. Oleh karena itu, para tenaga medis sangat menyarankan orang tua untuk tidak pernah mengabaikan sekecil apapun perubahan warna urine pada buah hatinya.
”Tidak semua juga kanker ginjal ini urinenya berwarna merah, tapi kalau misalnya urine berwarna merah ini pasti kita harus menyingkirkan dulu ya,” pungkas dr. Melani memberikan kesimpulan akhir.
Pemeriksaan medis secara komprehensif mutlak diperlukan untuk memastikan penyebab pasti dari perubahan cairan pembuangan tersebut. Langkah observasi klinis ini merupakan penentu apakah perubahan warna itu hanya bersifat sementara atau benar-benar sebuah tanda pasti adanya kanker ginjal.

.jpg)
.jpg)





