banner 728x250
Berita  

Wagub Taj Yasin Serahkan Bantuan Modal Baznas di Ungaran

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyerahkan bantuan modal Baznas senilai Rp5,25 miliar kepada 1.750 mustahik di Kabupaten Semarang serta menekankan pentingnya pengawalan usaha.

SEMARANG, NusantaraGate.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyerahkan bantuan modal usaha produktif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah. Penyaluran tahap pertama tahun 2026 ini menyasar ribuan penerima manfaat di wilayah Kabupaten Semarang.

​Sebanyak 1.750 mustahik menerima bantuan senilai Rp3 juta per orang dengan total alokasi anggaran mencapai Rp5,25 miliar. Penyerahan simbolis tersebut dilangsungkan di Hotel Wujil, Ungaran, pada Jumat (9/10/2026).

​Wagub Taj Yasin mengapresiasi langkah Baznas yang menyertakan pendampingan usaha guna memantau perkembangan penerima manfaat. Pola pengawasan intensif tersebut dinilai layak menjadi contoh bagi program pemerintah lainnya.

​”Ini menjadi role model buat kita seharusnya. Jadi kalau memang ada yang dibantu itu harus ada yang mendampingi, menjadi pengawas, supaya bisa berkembang,” kata Taj Yasin.

​Ia mengaku bangga melihat perkembangan para penerima bantuan yang kini sukses menjalankan usahanya masing-masing. Bahkan, sebagian mustahik telah berhasil beralih status menjadi muzaki atau pemberi zakat.

​”Kita itu kalau memberikan bantuan berkembang itu senang sekali, ada rasa bangga,” ujarnya.

​Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji, menjelaskan bahwa program modal produktif tahun ini menargetkan 3.500 mustahik dengan total dana Rp10,5 miliar. Pihaknya melibatkan penyuluh agama di setiap kecamatan untuk mengawasi perkembangan usaha secara berkala.

​”Kalau kita ingin membuat orang mandiri dan bebas dari kemiskinan, bagi kami ada dua cara, yaitu dilatih punya keterampilan dan diberi modal. Kalau bantuan konsumtif, mungkin beberapa hari sudah habis. Tetapi, kalau produktif, kita beri kail agar mereka berkembang,” jelas Darodji.

​Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Slamet Rahardjo, seorang pelaku usaha sol sepatu asal Kabupaten Batang yang menggunakan kursi roda. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan kerja baru guna menunjang usahanya.

​”Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari Baznas, saya bisa lebih mengembangkan usaha dengan membeli peralatan sol sepatu yang baru,” kata Slamet.

​Kisah serupa disampaikan Emyatun, pedagang nasi Padang asal Kota Semarang yang omzetnya mulai meningkat berkat layanan pesan-antar makanan daring. Tambahan modal ini diharapkan mampu memperluas usahanya dan mewujudkan impiannya membantu sesama.

​”Semoga tidak hanya menjadi mustahik, tetapi akhirnya bisa menjadi muzaki dan membantu yang lainnya,” ujarnya.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *