banner 728x250
Berita  

Usut Rem Blong Laka Beruntun Bawen, Tim TAA Polda Jateng Gelar Olah TKP

Polres Semarang dan tim TAA Polda Jateng menggelar olah TKP laka beruntun 10 kendaraan di Bawen untuk menganalisis secara mendalam penyebab pasti kecelakaan.

Foto: Dok. Polres Semarang

Semarang, NusantaraGate.com – Buntut kecelakaan lalu lintas (laka) beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Bawen, Kabupaten Semarang, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Jajaran Polres Semarang bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jateng telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu (4/3/2026).

​Langkah ini diambil guna mengusut tuntas insiden nahas yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB tersebut. Diketahui, kecelakaan ini dipicu oleh truk boks muatan paket yang diduga mengalami gagal fungsi pengereman atau rem blong, lalu menghantam satu unit mobil pribadi dan delapan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah.

​Teknologi TAA Ungkap Detik-detik Kecelakaan

​Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan pelibatan tim TAA dalam proses investigasi ini. Ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi canggih tersebut sangat krusial untuk membedah kronologi kejadian secara presisi.

​”Betul, kemarin telah kita lakukan olah TKP bersama tim TAA Dit Lantas Polda Jateng di lokasi kejadian laka beruntun pada Selasa malam,” terang AKP Lingga di Mapolres Semarang, Kamis (5/3/2026) pagi.

​Lebih lanjut, Lingga menegaskan bahwa analisis mendalam ini tidak hanya melihat dampak akhir, tetapi seluruh rangkaian peristiwa.

“Penggunaan teknologi TAA bertujuan untuk menganalisis runtutan kejadian secara mendalam, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah benturan terjadi. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut,” tegasnya.

​Periksa Saksi Ahli dan Kabar Terkini Korban

​Selain mengandalkan data saintifik dari teknologi TAA, penyidik Polres Semarang juga terus mengumpulkan keterangan dari lapangan. AKP Lingga menyebut pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Tak hanya itu, keterangan dari saksi ahli juga akan digali untuk memastikan kondisi teknis truk boks yang mengalami gagal pengereman.

​Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam laka beruntun yang sempat membuat arus lalu lintas tersendat ini. Namun, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS At-Tin Bawen untuk mendapatkan pertolongan medis.

​Berdasarkan pantauan Kasat Lantas di lokasi kejadian, dari total delapan korban luka, enam di antaranya harus menjalani rawat inap. Sementara itu, dua korban lainnya diperbolehkan pulang untuk menjalani raw at jalan.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *