banner 728x250
Berita  

Polda Jateng Siapkan 22.680 Personel untuk Operasi Ketupat Candi 2026

Polda Jateng mematangkan persiapan pengamanan Lebaran melalui Lat Pra Ops Ketupat Candi 2026 yang melibatkan 22.680 personel selama 13 hari pelaksanaan.

Semarang, NusantaraGate.com – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Terpusat bersandi Ketupat Candi 2026. Kegiatan di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah pada Rabu (11/3/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. Latif Usman, didampingi jajaran Karo Ops hingga Dirlantas.

​“Lat Pra Ops ini menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan, serta membekali seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi pengamanan Idul Fitri,” tegas Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. Latif Usman, S.I.K., M. Hum, di hadapan para Pejabat Utama Polda Jateng.

​Sebanyak 22.680 personel Polda Jateng akan diterjunkan secara masif selama 13 hari pelaksanaan operasi yang dimulai sejak tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi yang mengusung tema besar “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini bertujuan menjaga Kamseltibcarlantas serta memelihara situasi Kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah Jawa Tengah.

​“Kehadiran Polri sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat,” tutur Latif. “Karena itu, mobilitas di titik-titik strategis seperti pelabuhan, bandara, terminal dan pusat keramaian menjadi prioritas pengamanan melalui penguatan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, serta Pos Terpadu,” tambahnya.

​Jajaran kepolisian juga telah menyiapkan berbagai langkah strategis lainnya guna mendukung kelancaran operasi di seluruh wilayah hukum Jawa Tengah. Selain penempatan pos-pos pengamanan di titik rawan, Polda Jateng juga membentuk kekuatan pasukan Bhayangkara untuk memperkuat pengamanan fisik di lapangan.

​“Kehadiran Polri sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat,” tegas Latif kembali menekankan poin utama arahannya kepada jajaran Polres.

​Tidak hanya fokus pada aspek keamanan fisik dan kelancaran arus lalu lintas, Polda Jateng juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan bahan pokok dan stok BBM. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi lonjakan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan ilegal menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

​“Tolok ukur keberhasilan operasi ini bukan hanya soal lancarnya kendaraan di jalan, tetapi juga dari senyum masyarakat yang merasa aman karena kehadiran petugas serta informasi yang kita berikan,” jelas Kabidhumas Polda Jateng, Kombespol Artanto, S.I.K., M.Si.

​Polda Jateng juga menghadirkan program unggulan inovatif bernama “Valet Ride” yang ditujukan khusus bagi para pemudik sepeda motor dari check point Brebes menuju Kota Semarang. Layanan ini diberikan agar perjalanan jarak jauh para pemudik roda dua dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan terkoordinasi dengan baik.

​“Peran media sangat penting untuk membantu menyosialisasikan berbagai layanan ini agar masyarakat dapat mudik dengan tenang,” tandas Artanto.

​Selain layanan fisik, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan digital Chatbot “Pak Polisi” yang menyediakan informasi kondisi lalu lintas secara real-time. Platform digital ini juga menawarkan rekomendasi rute perjalanan hingga layanan respons cepat bagi pemudik yang terjebak dalam situasi darurat selama di perjalanan.

​“Tolok ukur keberhasilan operasi ini bukan hanya soal lancarnya kendaraan di jalan, tetapi juga dari senyum masyarakat yang merasa aman karena kehadiran petugas,” pungkas Artanto mengakhiri keterangannya.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *