Kota Semarang, NusantaraGate.com – PT PLN (Persero) Pusharlis secara resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kelurahan Kembangarum, Kota Semarang. Program ini berfokus pada dua hal utama: pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pemanfaatan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA).
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Manajer Unit UP2W V PLN di Semarang, Bapak Eko Riswanto, Camat Semarang Barat, Ibu Femega Dian Elly Asmara, SE, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Ibu Listyati Purnama Rusdiana.
Dalam sambutannya, Bapak Eko Riswanto menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menyinergikan potensi lokal dan teknologi ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tak hanya memberi penerangan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui programprogram yang berdampak langsung seperti ini,” ungkapnya, Kamis (22/5/2025).
Sementara itu, Camat Semarang Barat, Ibu Femega Dian Elly Asmara, SE, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, PLN, dan masyarakat.
“Program ini sejalan dengan visi kami dalam membangun wilayah yang produktif dan ramah lingkungan. UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal perlu terus didorong melalui sinergi seperti ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PKK Kota Semarang, Ibu Listyati Purnama Rusdiana, menambahkan bahwa peran perempuan, khususnya ibu-ibu PKK, sangat penting dalam pengembangan UMKM. Ia berharap program ini dapat memberikan pelatihan, pendampingan, serta akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.
Program TJSL ini juga memperkenalkan pemanfaatan FABA—limbah sisa pembakaran batu bara dari pembangkit listrik—untuk bahan bangunan dan infrastruktur. Dalam pelaksanaannya, FABA akan digunakan untuk membangun fasilitas umum, sekaligus menjadi contoh konkret penerapan ekonomi sirkular yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Peresmian ini ditutup dengan penandatanganan simbolis kerja sama serta peninjauan langsung produk-produk UMKM binaan, yang menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat demi kemajuan bersama.

.jpg)
.jpg)





