banner 728x250
Berita  

Dekati Gen Z, Bidhumas Polda Jateng Mantapkan Strategi Podcast

Bidhumas Polda Jateng menggelar Rakernis Tahun Anggaran 2026 guna memperkuat strategi komunikasi publik. Fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi produksi podcast dan kolaborasi media sosial untuk menjangkau Generasi Z.

Kota Semarang, NusantaraGate.com – Perubahan pola konsumsi informasi di era digital menuntut institusi kepolisian untuk terus beradaptasi. Menjawab tantangan tersebut, Polda Jawa Tengah memperkuat strategi komunikasi kehumasan melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Tahun Anggaran 2026.

​Acara ini digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Jumat (24/7/2026). Rakernis tersebut mengusung tema “Strategi Produksi Podcast Polri Berkualitas dan Sinergi Kolaborasi Medsos dalam Menjangkau Netizen Gen Z”.

​Kegiatan yang dipimpin Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, ini menjadi langkah strategis peningkatan kapasitas personel. Mereka diharapkan mampu membangun komunikasi publik yang lebih dekat, humanis, adaptif, dan mudah dipahami oleh Generasi Z.

​Rakernis diikuti oleh seluruh pengemban fungsi Humas Satker Mapolda Jateng serta Kasi Humas Polres jajaran. Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi media, akademisi, dan personel internal Polri guna memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang kehumasan.

​Dalam sambutannya, Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa Rakernis ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel Humas. Tujuannya agar mereka mampu menghasilkan komunikasi publik berkualitas, adaptif terhadap teknologi, serta memberikan manfaat nyata.

​”Ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan tugas kehumasan. Manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar dan berdiskusi bersama para narasumber agar materi yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kombes Pol Artanto.

​Materi pertama disampaikan oleh SPV News Video Production Tribun Jateng, Kristiyawanto. Ia membahas strategi produksi podcast sebagai media komunikasi yang efektif untuk menjangkau Generasi Z.

​Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat membuat podcast menjadi media yang relevan untuk menyampaikan edukasi dan pesan kamtibmas. Pendekatan ini dinilai jauh lebih dekat dan autentik bagi para pendengarnya.

​”Pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya Generasi Z, telah bergeser ke konten audio dan audiovisual yang dapat dinikmati kapan saja. Karena itu, podcast menjadi media yang potensial untuk menyampaikan edukasi, pesan-pesan kamtibmas, maupun cerita inspiratif secara lebih dekat dan autentik,” ungkapnya.

​Kristiyawanto menambahkan bahwa keberhasilan sebuah podcast tidak hanya ditentukan oleh kualitas produksi semata. Kemampuan menghadirkan konten menarik dan konsisten yang didistribusikan dalam bentuk micro-content juga sangat penting untuk menjangkau audiens.

​Selain itu, kualitas audio dan penyusunan naskah turut menjadi perhatian utama. Seluruh elemen tersebut menjadi faktor penting dalam membangun komunikasi digital yang efektif di era modern.

​Selanjutnya, dosen Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang, Swita Amallia Hapsari, memaparkan strategi membangun narasi podcast yang menarik. Pembuatan konten dianjurkan memakai pola penyusunan hook, body, dan close agar pesan tersampaikan secara natural dan mudah dipahami.

​Strategi ini dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat secara langsung. Ia juga mengulas strategi distribusi micro-content secara terintegrasi di berbagai platform media sosial agar jangkauan informasi semakin luas.

​”Podcast tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih personal. Melalui percakapan yang natural, masyarakat tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan terhadap institusi,” jelasnya.

​Melalui Rakernis ini, Polda Jawa Tengah berharap seluruh personel Humas semakin mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi. Media ini sekaligus menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat luas.

​Dengan strategi komunikasi yang adaptif, pesan-pesan kepolisian diharapkan dapat diterima secara efektif oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini pada akhirnya akan bermuara pada penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

​Menutup sambutannya, Kombes Pol Artanto berharap seluruh ilmu dalam Rakernis tersebut mampu meningkatkan performa tugas personel Humas. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus berkomitmen mewujudkan Humas Polri yang responsif dan Presisi.

​”Semoga ilmu yang didapat dalam kegiatan ini dapat meningkatkan performa kita di bidang kehumasan. Mari kita wujudkan bersama Humas Polri yang responsif, Presisi, dan berkeadilan,” pungkasnya.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *