banner 728x250
Berita  

Cuaca Ekstrem Terjang Jateng, Listrik Ratusan Ribu Pelanggan Sempat Padam

Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda Jawa Tengah hingga menyebabkan pemadaman listrik bagi 894 ribu pelanggan. PLN langsung bergerak cepat memulihkan jaringan yang terdampak.

Foto: PLN Jateng - DIY

Semarang, NusantaraGate.com – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada Rabu (4/3/2026) sore. Bencana alam ini mengakibatkan gangguan kelistrikan yang cukup parah di berbagai daerah.

​Akibat cuaca ekstrem tersebut, sebanyak 894.053 pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta harus mengalami pemadaman listrik. Terputusnya aliran listrik ini tentu sempat melumpuhkan berbagai aktivitas warga di kawasan terdampak.

​Penyebab Utama Gangguan Kelistrikan

​General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, memberikan penjelasan rinci mengenai insiden ini. Ia menyebutkan bahwa gangguan jaringan kelistrikan didominasi oleh faktor eksternal akibat cuaca buruk.

​Pohon tumbang dan baliho roboh menjadi penyebab utama putusnya kabel transmisi di banyak titik. Selain itu, berbagai material yang beterbangan terbawa angin kencang juga turut merusak infrastruktur gardu distribusi.

​”Berdasarkan laporan terbaru yang kami himpun dari lapangan, terdapat 129 penyulang jaringan listrik dan 12.989 gardu distribusi yang terdampak akibat bencana cuaca ekstrem ini. Wilayah yang mengalami gangguan antara lain Cilacap, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, Grobogan, Kudus, dan Sukoharjo,” ujar Bramantyo.

​Proses Pemulihan Berjalan Cepat

​Merespons situasi darurat tersebut, pihak PLN langsung mengerahkan ratusan petugas teknis ke lokasi-lokasi terdampak. Pengecekan dan perbaikan jaringan dilakukan secara maraton tanpa mengenal waktu demi kenyamanan pelanggan.

​Upaya keras para petugas PLN di lapangan akhirnya membuahkan hasil yang sangat positif. Hingga Kamis (5/3/2026) pukul 03.00 WIB, aliran listrik milik 97 persen pelanggan yang terdampak telah kembali menyala dengan normal.

​”Kami bergerak cepat untuk memulihkan sistem kelistrikan, proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan, baik bagi masyarakat maupun petugas di lapangan. Kami mohon doa dan dukungannya agar proses pemulihan dapat berjalan lancar,” imbuh Bramantyo.

​Imbauan Keselamatan Warga

​Pihak PLN juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan. Jika menemukan jaringan listrik yang terganggu seperti kabel putus atau tiang miring, warga dilarang keras untuk mendekat.

​Masyarakat diminta untuk segera melaporkan segala potensi bahaya tersebut kepada petugas yang berwenang. Pelaporan gangguan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui piranti telepon pintar masing-masing.

​”Kami ingatkan untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik yang terdampak. Segera laporkan potensi bahaya melalui aplikasi PLN Mobile, hubungi Contact Center 123, atau kirim Direct Message (DM) ke media sosial PLN 123 official,” tutup Bramantyo.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *