banner 728x250
Berita  

Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Pantura Demak

Polres Demak menyelidiki penemuan jenazah pria tanpa identitas dengan sejumlah luka di Jalur Pantura Demak dan menunggu hasil autopsi RS Bhayangkara Semarang.

DEMAK, NusantaraGate.com – Jajaran Kepolisian Resor Demak tengah mendalami kasus penemuan jenazah seorang laki-laki tanpa identitas di tepi Jalan Pantura Kudus–Demak. Korban ditemukan bersimbah luka di kawasan Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

Peristiwa tersebut terungkap pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan keterangan awal, korban yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka lebam dan robek di bagian pelipis kanan, kening, kedua mata, pipi kanan, mulut, serta luka lecet pada jari-jari kaki.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta memburu pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Jenazah korban saat ini masih menjalani autopsi di RS Bhayangkara Semarang. Kami menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban. Penyelidikan juga terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan,” kata Arlan di Mapolres Demak, Rabu (14/10/2026).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, insiden bermula saat seorang warga yang berada di warung makan mendengar teriakan pengemudi terkait adanya perkelahian. Saat didatangi, sejumlah orang terlihat meninggalkan lokasi sambil meneriakkan tuduhan bahwa korban telah mencuri aki.

Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosalam. Tim Inafis bersama petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah petunjuk, termasuk informasi mengenai sepeda motor Honda Vario berwarna merah yang digunakan oleh sejumlah orang saat meninggalkan lokasi.

Petugas PSC 119 Kabupaten Demak yang tiba di lokasi sempat memeriksa kondisi korban dan menyatakan bahwa nyawanya sudah tidak tertolong. Jenazah sempat dievakuasi ke RSUD Sunan Kalijaga Demak sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Semarang guna kepentingan autopsi.

Terkait dugaan pencurian aki yang sempat diteriaki di lokasi kejadian, polisi menegaskan bahwa hal tersebut masih didalami dan belum dapat disimpulkan kaitannya dengan peristiwa kematian korban.

“Kami menangani perkara ini berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan. Kami masih mendalami seluruh keterangan saksi serta menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar menyampaikannya kepada kepolisian,” ujar Arlan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi penting terkait peristiwa tersebut untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat guna membantu kelancaran proses penyelidikan.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *