Magelang, NusantaraGate.com – Tren kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Candi Borobudur terpantau mengalami penurunan selama masa libur Lebaran tahun ini. Penurunan jumlah pelancong ini cukup mengejutkan mengingat candi Buddha terbesar di dunia tersebut biasanya selalu dipadati pengunjung setiap musim libur panjang tiba.
“Kami mencatat adanya penurunan persentase kunjungan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode libur Idul Fitri pada tahun-tahun sebelumnya,” kata General Manager Candi Borobudur, Jamaludin Mawardi, baru-baru ini.
Pihak pengelola menduga bahwa salah satu faktor penyebab turunnya minat wisatawan adalah cuaca ekstrem yang terus melanda wilayah Jawa Tengah. Selain itu, banyaknya bermunculan destinasi wisata baru di daerah sekitar juga memecah konsentrasi massa yang ingin menghabiskan waktu liburannya.
“Meskipun jumlah pengunjung secara keseluruhan menurun, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan fasilitas keamanan terbaik bagi wisatawan yang hadir,” tutur Jamaludin.
Guna menarik kembali minat pengunjung, manajemen kini tengah merancang berbagai paket wisata edukatif yang lebih interaktif dan ramah keluarga. Kebijakan operasional seperti pembukaan akses naik ke struktur candi lebih awal pada pagi hari juga mulai diterapkan agar wisatawan bisa menikmati pemandangan matahari terbit.
“Kami berharap inovasi layanan ini dapat kembali mendongkrak jumlah kunjungan dan memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi semua tamu,” ujar Jamaludin.

.jpg)
.jpg)





