banner 728x250

Jalur Minyak Iran Ditutup Karena Perang, RI Masih Punya Stok BBM 20 Hari

Foto: Antara Foto/Rosa Panggabean

Jakarta, NusantaraGate.com – Harga minyak dunia mengalami kenaikan setelah kondisi geopolitik Timur Tengah memanas. Amerika Serikat (AS) bersama Israel saling berbalas serangan dengan Iran.

Karena peperangan yang sedang terjadi ini, Iran bahkan menutup Selat Hormuz yang berada di wilayahnya. Penutupan Selat Hormuz ini berkontribusi pada naiknya harga minyak.

20% pasokan minyak dunia melakukan perjalanan melalui Selat Hormuz. Hal ini membuat selat tersebut menjadi jalur logistik minyak dan gas paling strategis di dunia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia blak-blakan soal ketahanan BBM di Indonesia di tengah gejolak harga minyak dan penutupan Selat Hormuz itu. Ia menyebut Indonesia masih memiliki stok BBM yang cukup hingga 20 hari ke depan.

“Masih cukup 20 hari,” kata Bahlil saat ditanya soal ketananan energi terkini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Situasi ini bahkan membuat Bahlil dipanggil ke Istana Kepresidenan oleh Presiden Prabowo. Dia akan melaporkan soal antisipasi yang akan dilakukan pemerintah terkait kondisi Selat Hormuz.

“Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini geopolitik menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz, Iran. Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia,” ujar bahlil.

Menurut Bahlil, pihaknya perlu membahas dan mengantisipasi soal pasokan minyak dunia, karena hingga saat ini Indonesia masih mengimpor 1 juta barel minyak setiap hari.

“Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor 1 juta barel per day,” tutur Bahlil.

Untuk diketahui, harga minyak dunia untuk acuan Brent telah menyentuh US$ 78,91 per barel. Sedangkan acuan West Texas Intermediate (WTI), harganya berada di level US$ 72,23 per barel.

Analis memperkirakan harga minyak bisa meningkat ke level US$ 80 bahkan hingga US$ 100 per barel.

Bahlil belum mengungkapkan mitigasi apa yang bakal dilakukan oleh pemerintah. Ia mengaku bakal menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) besok.

“Nanti besok insyallah saya rapat di ESDM, kami akan rapat Dewan Energi Nasional,” ujar Bahlil.

Terkait dampak kenaikan harga minyak ke subsidi energi, Bahlil mengaku sampai hari ini belum ada masalah berarti. Namun kondisi geopolitik yang memanas ini tetap terus dipantau oleh pemerintah.

“Sampai hari ini nggak ada masalah, tapi kan harga dunia akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik terus memanas di Timur Tengah,” tutur Bahlil.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *