banner 728x250
Berita  

Buka Diklat AI PGRI Demak, Bupati Eisti’anah Pesan Ini ke Guru

Buka diklat AI bagi anggota PGRI, Bupati Demak Eisti’anah ingatkan para guru agar memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa khawatir perannya digantikan oleh mesin.

DEMAK, NusantaraGate.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di sektor pendidikan tidak perlu ditakuti atau dipandang sebagai ancaman oleh para pendidik. Sebaliknya, teknologi mutakhir ini harus dipahami, dikuasai, dan dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung kualitas pembelajaran di ruang kelas.

Pesan penting tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., saat membuka acara Diklat Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Mendalam bagi Anggota PGRI Kabupaten Demak Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dipusatkan di Aula Gedung Diklat PGRI Kabupaten Demak dan diikuti oleh 64 guru dari berbagai jenjang pendidikan selama tiga hari.

Bupati Eisti’anah menegaskan bahwa di tengah arus digitalisasi yang masif, para guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Pendidik tidak boleh hanya berpuas diri dengan metode pengajaran konvensional, melainkan harus adaptif terhadap kebutuhan peserta didik di era modern.

Kendati demikian, Bupati mengingatkan bahwa secanggih apapun teknologi yang ada, peran sentral seorang guru tidak akan pernah bisa tergantikan oleh mesin.

“AI bukan untuk menggantikan peran guru. AI merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang perlu kita pahami dan manfaatkan secara bijak untuk mendukung proses pendidikan dan pembelajaran,” tegas Bupati Eisti’anah.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga pendidik harus terus digalakkan secara berkelanjutan melalui program pelatihan yang disinergikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selain kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, aspek kesejahteraan—baik kesehatan fisik maupun mental para guru—juga harus menjadi perhatian bersama agar mereka dapat menjalankan tugas mulia dengan optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut berpesan agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan sekolah tidak serta-merta ditimpakan sepenuhnya kepada guru atau siswa. Penyelesaian masalah hendaknya dilihat secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Demak, H. Sapon, S.Pd., M.Pd., menyambut baik terselenggaranya diklat tersebut. Ia berharap pelatihan pemanfaatan AI ini mampu melahirkan para pendidik yang semakin kreatif, inovatif, dan adaptif, serta siap membagikan ilmu pengetahuannya kepada sesama guru maupun peserta didik di sekolah masing-masing.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *