Demak, NusantaraGate.com – Kepolisian Resor (Polres) Demak mulai memanaskan mesin menjelang datangnya musim mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H. Sebagai langkah antisipasi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk mengikuti simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Stadion Sultan Fatah Demak, Jumat (6/3/2026) siang.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menegaskan bahwa agenda tugas kepolisian ke depan akan semakin padat. Latihan Sispam Kota ini menjadi jembatan transisi kesiapan personel setelah mengawal Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan bersiap menyambut Operasi Ketupat Candi 2026.
“Situasi Kamtibmas ke depan akan semakin padat. Saya harap seluruh anggota tetap menjaga fisik dan kesehatan. Kita baru saja melaksanakan Operasi Pekat yang segera berakhir dan akan bersiap menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026 yang menuntut kesiapan serta kerja maksimal dari seluruh personel,” terang AKBP Samel.
Taktik Pengendalian Massa Sesuai SOP
Dalam simulasi yang melibatkan berbagai Bagian, Satuan, Fungsi, Seksi, hingga Polsek jajaran ini, para personel memperagakan berbagai skenario pengamanan secara komprehensif. Latihan difokuskan pada tahapan penanganan aksi unjuk rasa, mulai dari situasi penyampaian aspirasi yang tertib hingga skenario peningkatan eskalasi massa yang berpotensi memicu kericuhan.
AKBP Samel menyebut, latihan ini dirancang secara bertahap dengan menekankan langkah-langkah persuasif, negosiasi, serta taktik pengendalian massa yang terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Dari latihan ini kita bisa melihat bahwa tahapan demi tahapan sudah berjalan dengan baik. Namun latihan ini tentu bukan yang terakhir, karena kita juga harus melihat dinamika situasi Kamtibmas ke depan yang sangat dinamis,” ujarnya. Simulasi ini juga dinilai efektif untuk memperkuat koordinasi antar-satuan fungsi saat menghadapi situasi kontinjensi di lapangan.
Semangat Bertugas di Tengah Ibadah Puasa
Menariknya, pengerahan ratusan personel untuk latihan fisik dan taktis ini berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan. Kendati sebagian besar anggota sedang menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tak menyurutkan militansi mereka dalam merampungkan seluruh rangkaian simulasi.
Kapolres Demak pun mengapresiasi dedikasi jajarannya yang tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis dalam setiap simulasi pengamanan.
“Meski dilaksanakan saat anggota menjalankan ibadah puasa, saya melihat semangat dan kesiapan personel tetap tinggi. Ini menunjukkan komitmen anggota dalam menjaga Kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutup AKBP Samel.

.jpg)
.jpg)





