banner 728x250
Berita  

Pemkab Demak Sukses Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK

Pemerintah Kabupaten Demak kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kesepuluh kalinya secara beruntun. Bupati Demak Eisti'anah berkomitmen untuk terus menjaga transparansi anggaran dan pelayanan publik.

Demak, NusantaraGate.com – Pemerintah Kabupaten Demak kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Pemkab Demak berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

​Raihan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini menjadi pencapaian kesepuluh kalinya secara berturut-turut bagi Pemkab Demak.

​Capaian tersebut menempatkan Demak sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam sistem pengelolaan keuangannya. Akuntabilitas dan transparansi kinerja pemerintah daerah ini terbukti telah sukses dijaga dengan baik selama satu dekade terakhir.

​Opini WTP menjadi indikator kuat bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disusun sesuai standar akuntansi. Pencatatan tata kelola keuangan daerah tersebut juga dipastikan telah memenuhi seluruh ketentuan undang-undang yang berlaku.

​Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah. LHP tersebut diserahkan kepada Bupati Demak, Eisti’anah, dan Ketua DPRD Demak di Kantor BPK Jateng, Kamis (11/6/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa opini WTP ini diberikan melalui proses penilaian yang ketat. Predikat tersebut diraih setelah BPK melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap semua sektor laporan keuangan pemerintah daerah.

​Penilaian komprehensif ini mencakup kesesuaian dengan standar akuntansi dan kecukupan pengungkapan informasi. Aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian intern juga turut menjadi indikator penting.

​Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif dari sebuah lembaga pemeriksa negara. Predikat ini justru menjadi cerminan nyata dari kualitas operasional pengelolaan keuangan yang dijalankan oleh pemerintah daerah.

​Oleh karena itu, konsistensi Demak dalam mempertahankan opini tersebut dinilai sangat luar biasa. Pencapaian ini menunjukkan adanya komitmen yang amat kuat dalam membangun sebuah tata kelola pemerintahan yang baik.

​Bupati Demak, Eisti’anah, turut menyampaikan rasa syukur atas capaian bergengsi yang kembali diraih daerahnya tersebut. Ia menilai keberhasilan meraih WTP untuk kesepuluh kalinya ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran birokrasi pemerintah.

​“Alhamdulillah, raihan WTP ke-10 ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta pengawasan dan pembinaan dari berbagai pihak. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” kata Eisti’anah.

​Eisti’anah menegaskan bahwa opini WTP bukanlah sebuah tujuan akhir yang hanya dikejar secara semata. Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap rupiah anggaran daerah dikelola secara bertanggung jawab dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.

​Pemkab Demak pun selalu berkomitmen kuat untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari BPK. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan dipercaya publik.

​Dengan capaian WTP selama satu dekade berturut-turut, Pemkab Demak kini merasa sangat optimistis. Pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan wilayah Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *