banner 728x250
Berita  

Ditinggal Salat Tarawih, Rumah di Genuk Ungaran Terbakar Hebat

Nasib nahas menimpa warga Genuk, Ungaran Barat. Rumahnya ludes terbakar hebat saat ditinggal pemiliknya melaksanakan salat Tarawih di masjid.

Ungaran, NusantaraGate.com – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di wilayah Kenangasari RT 04 RW 07, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (6/3/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu sempat membuat geger warga karena terjadi saat sebagian besar penghuni sedang melaksanakan salat Tarawih.

​Rumah permanen berukuran 7×9 meter milik Makarim (59) tersebut ludes dilalap si jago merah. Kobaran api cepat membesar lantaran di dalam rumah terdapat banyak tumpukan kayu yang diduga digunakan sebagai bahan bakar.

​Saksi mata sekaligus tetangga korban, Haryanto (59), menuturkan bahwa ia baru saja pulang dari masjid usai salat Tarawih ketika mendengar suara mencurigakan dari arah rumah korban.

​”Setelah pulang salat Tarawih dan posisi saya sudah di dalam rumah, saya mendengar suara seperti mercon dari arah rumah korban. Saat melihat dari balik jendela, tampak api sudah mulai menyala. Saya langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar,” ungkap Haryanto.

​Melihat api yang mengamuk, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas datang. Tak berselang lama, tim gabungan yang terdiri dari tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), satu tangki air BPBD Kabupaten Semarang, personel Polres Semarang, dan relawan tiba di lokasi.

​Berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 22.30 WIB.

​Lupa Matikan Tungku Air

​Kapolsek Ungaran, Kompol Sugiyarta, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal Unit Inafis Polres Semarang, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik rumah. Api berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan untuk merebus air dan ditinggalkan dalam kondisi menyala saat korban pergi ke masjid.

​”Kami pastikan dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Seluruh penghuni rumah berhasil diselamatkan. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” jelas Kompol Sugiyarta mewakili Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy.

​Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama bulan Ramadan. Warga diminta memastikan seluruh peralatan masak, terutama yang menggunakan api terbuka seperti tungku kayu, benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah untuk b eribadah.

NusantaraGate.com Avatar

Gerbang informasi terkini seputar berita peristiwa di Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *