Surakarta, NusantaraGate.com – Kedekatan Bhabinkamtibmas dengan masyarakat kembali membuahkan hasil positif. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pajang, Aiptu Slamet Widodo, berhasil mengamankan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga karena membawa senjata tajam.
Pengamanan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) tersebut sukses dilakukan tanpa adanya perlawanan. Keberhasilan ini terwujud berkat pendekatan humanis dan komunikasi yang telah terjalin baik dengan warga binaannya.
Kejadian ini bermula saat Aiptu Slamet menerima laporan dari warga terkait keberadaan pria bernama Kirmanto (51). Warga Sigaten tersebut diketahui berkeliaran membawa senjata tajam jenis pisau sehingga membuat warga sekitar merasa sangat khawatir.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Aiptu Slamet segera bergerak cepat turun ke lapangan. Bersama personel Linmas Kelurahan Pajang, ia melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik wilayah Sigaten untuk mencari keberadaan Kirmanto.
Berkat penguasaan wilayah dan kedekatannya dengan masyarakat, Aiptu Slamet akhirnya berhasil menemukan target sasarannya. Namun, alih-alih menggunakan tindakan represif, ia lebih memilih untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan penuh empati.
Dengan komunikasi yang tenang dan humanis, Kirmanto berhasil dibujuk oleh petugas kepolisian tersebut. Ia akhirnya bersedia mengikuti arahan petugas tanpa melakukan perlawanan fisik sedikit pun.
Menurut Aiptu Slamet Widodo, Kirmanto memang telah lama mengalami gangguan kejiwaan yang sewaktu-waktu dapat kambuh. Oleh karena itu, penanganan yang dilakukan harus selalu mengedepankan sisi kemanusiaan.
Langkah kehati-hatian ini diambil agar petugas tidak memicu amarah dari Kirmanto. Hal tersebut sangat penting untuk mencegah tindakan agresif yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lain.
Setelah berhasil mengamankan situasi, Aiptu Slamet segera berkoordinasi dengan Puskesmas Pajang dan Satpol PP Kota Surakarta. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan guna memastikan proses penanganan lanjutan berjalan dengan tepat.
Kirmanto kemudian dievakuasi menuju Rumah Singgah sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Surakarta. Rujukan ini dilakukan agar pasien segera mendapatkan perawatan medis yang sesuai dengan kondisinya.
Kapolsek Laweyan, Kompol Dani Herlambang, secara terpisah turut merespons peristiwa tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas kesigapan dan dedikasi Bhabinkamtibmas dalam menindaklanjuti setiap aduan dari masyarakat.
”Keberhasilan ini merupakan wujud nyata peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Kedekatan dengan warga menjadi modal utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan binaan secara humanis, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Dani.
Kompol Dani menambahkan bahwa Polri akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani masyarakat yang membutuhkan perlindungan. Hal ini berlaku secara merata untuk seluruh warga, termasuk terhadap kalangan ODGJ.
Menurutnya, sinergi lintas instansi dan masyarakat menjadi kunci utama dari keberhasilan penanganan tersebut. Hal ini melibatkan partisipasi aktif Bhabinkamtibmas, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, Satpol PP, hingga warga sekitar.
Keberhasilan Aiptu Slamet Widodo ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas peran seorang Bhabinkamtibmas. Kehadirannya dipastikan tidak hanya sebatas berperan sebagai sosok penjaga keamanan wilayah.
Lebih dari itu, Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai sahabat yang mampu membangun kepercayaan dan memberikan rasa aman. Mereka dituntut untuk selalu bisa menghadirkan solusi secara cepat, tepat, dan penuh kepedulian di tengah masyarakat.

.jpg)
.jpg)





